Mencari Tempat Usaha yang Strategis

mencari tempat usaha yang strategis

Mencari tempat usaha yang strategis ini memang layak menjadi cara pertama yang harus kita bahas….

Kenapa?

dengan memiliki tempat usaha yang strategis, kita seperti sudah melakukan 50% dari keseluruhan strategi pemasaran….

Meski sebenarnya, tempat usaha tidak melulu menyangkut sebuah lokasi

Ada yang pernah menonton sebuah film thailand yang diangkat dari kisah sukses seorang pengusaha muda sukses…. Film yang berjudul The Billionaire (TOP Secret)

Saya tidak akan menjelaskan bagaimana perjalanan Top (Nama dari pengusaha tersebut) meraih kesuksesannya….. sebagian dari kamu mungkin sudah tahu…. jika belum, kamu bisa menontonnya sendiri….

Dalam film tersebut, ada satu part ketika Top menjual kacang thailand untuk pertama kali…. screenshot filmnya bisa kamu lihat di bawah ini….

pemilihan lokasi strategis

Saya beri tanda dengan nomor 1 sampai 4, yang berarti adegan ke satu sampai empat…

  1. Pada adegan satu, tampak dagangan kacang milik Top tidak banyak laku meski dijual dalam Mall sekalipun…
  2. Pada adegan nomor dua, Top melakukan survey pasar dan secara tidak sengaja menemukan solusi bahwa kuncinya adalah Tempat Usaha yang Strategis
  3. Setelah itu Top melakukan negosiasi dengan staf Mall untuk menyewa tempat usaha yang lebih strategis…
  4. Dan, penjualan kacangnya menjadi meningkat drastis, terlihat dari bagian nomor 4 bukan?

Berkaitan tentang tempat usaha strategis yang mampu meningkatkan omset penjualan dengan cepat, ada beberapa yang bisa dilakukan….

Kita bisa memulai dengan….

1. Mencari Tempat Usaha yang Strategis

Sebelumnya, ada pertanyaan seperti ini!

Jika tempat usaha yang strategis itu penting!

Lalu…. bagaimana dengan usaha yang laris meski lokasinya terpencil, masuk gang, atau bisa dibilang lokasinya sama sekali tidak strategis?

Perhatikan baik-baik penjelasan saya berikut!

Pertama, strategi pemasaran sudah saya jelaskan di bab pendahuluan Cara meningkatkan omset penjualan dengan cepat bahwa bukan hanya terdiri dari lokasi,

….masih ada produk, promosi, dan harga juga kan? Bisa jadi, usaha yang laris manis tersebut menjual produk yang sudah memiliki nama (branding) dan memiliki pelanggan yang loyal (menang dalam strategi produk)

Di Malang, ada cabang bakso Presiden yang lokasinya terletak tepat di samping rel kereta api… Jalan raya terdekat bisa dibilang tidak terlalu luas dan bukan merupakan akses jalan yang ramai dilalui atau bukan jalan akses utama… Tapi, tetap saja bakso tersebut ramai dikunjungi….

Alasannya, rasanya (kualitas) disukai konsumen dan sudah memiliki pelanggan yang loyal….

Pertanyaannya, bagaimana dengan usahamu? Apa sudah memiliki nama dan pelanggan yang loyal?

Pernyataan kedua, jika di lokasi yang tidak strategis produkmu sudah laris…. apa kamu tidak berpikir jika lokasimu semakin strategis produkmu akan semakin laku keras?

Dan…. seperti judul bab utama yang saya buat, tentang cara meningkatkan omset penjualan dengan cepat…. jadi, kamu mau tetap begitu saja mengandalkan pelanggan yang loyal atau berkeinginan untuk menambah jumlah pelanggan?

Bagaimana jika pelanggannya lari karena kita pindah lokasi?

Itu sebuah logika yang menghambat usahamu untuk berkembang…. Tapi, saya tidak akan serta merta menghakimi logika seperti itu…..

Ada dua solusi,

  • Jangan terburu pindah, saat tempat usaha yang baru sudah siap sebulan atau dua bulan sebelumnya selalu informasikan kepada pelangganmu bahwa akan pindah tempat usaha…. informasikan dengan sejelas mungkin…. bisa dengan brosur, spanduk, atau dari mulut ke mulut….
  • Lalu…. buat cabang…. dan perlakuannya sama saja, informasikan sejelas mungkin….

Keuntungannya lagi, jika usahamu memiliki tempat usaha yang strategis, seperti mudah diakses dan terdapat tempat parkir (contoh)

maka pelangganmu akan merasa lebih nyaman karena tidak perlu memarkir kendaraan jauh-jauh…. misalnya saja seperti itu…. benar kan?

Jika kamu masih ingin bersaing di era global, dimana persaingan semakin ketat ini…. segeralah bergegas mencari tempat usaha yang strategis…..

Jangan sampai, semua tempat usaha yang strategis sudah habis dimanfaatkan oleh para perusahaan besar…

Ah ya, perusahaan besar….

Bahkan… perusahaan besar memiliki banyak kriteria khusus dalam mencari tempat usaha yang strategis…. seperti aksesibilitas (kemudahan untuk diakses atau dekat dengan jalan raya)

Sebagai contoh, KFC menerapkan syarat lokasi untuk waralabanya seperti berikut:

  1. Untuk dijadikan KFC Freestanding ukuran kavling minimal luas 1.500 m2 – 2.500 m2 dengan lebar muka minimal 30 m.
  2. Untuk dijadikan KFC Ruko / inline ukuran bangunan ruko minimal luas 300 m2 lantai dasar dengan lebar muka minimal 15 m, ditambah areal parkir yang cukup.
  3. Untuk KFC Freestanding dan inline lokasi terletak di jalan utama atau jalan raya, diutamakan di hook (perempatan/ pertigaan) yang berpotensi bisnis bagus dan menjanjikan.
  4. Status kepemilikan lokasi adalah milik sendiri
  5. Menyediakan bangunan struktur, IMB, fasilitas pendukung sesuai kriteria KFC

Sumber dari Info waralaba KFC

Saya akan membantu menentukan beberapa kriteria atau standar yang bisa kamu gunakan untuk menentukan tempat usaha yang strategis….

Aksesibilitas

  • Jarak dari jalan raya atau lalu lintas
  • Mudah untuk dicapai
  • Rata-rata lalu lintas harian dari rute dengan akses langsung terhadap tempat usaha
  • Jarak terhadap pemberhentian transportasi umum terdekat
  • Jarak dari pusat kegiatan

Demografi

  • Jumlah penduduk
  • Rata-rata pendapatan penduduk

Persaingan

  • Jumlah pesaing utama dalam radius 1 Km
  • Jumlah pesaing sekunder dalam radius 2 Km

Fasilitas Penunjang

  • Luas lahan (tempat usaha)
  • Tersedia fasilitas parkir

Kamu bisa menambah atau mengurangi kriteria jika ingin mengimprovisasinya….

Masalah terbesar dalam mencari tempat usaha yang strategis terletak pada biaya…. Semakin strategis tempat usahanya cenderung semakin tinggi biaya untuk beli atau menyewanya…..

Tapi…. di sinilah kamu dituntut untuk berpikir out of the box…. berpikir kreatif dan melihat peluang….

…..ada cara mencari tempat usaha yang strategis sebagai cara alternatif dan tidak menguras biaya yang cukup besar…. Akan saya bahas pada cara selanjutnya……

Ah ya….. jangan terburu-buru….

….ada satu pertanyaan ketika melihat trend marketing yang semakin modern ini. Bagaimana dengan online shop, apa harus memiliki tempat usaha?

Ya…. itu tetap wajib…..

Minimal, jika belum memiliki biaya, bisa menggunakan rumah sendiri sebagai tokonya….. Dan jika sudah ada biaya , maka kamu wajib mencari tempat usaha yang strategis….

Memangnya kenapa?

Begini, era modern dimana teknologi semakin canggih (terutama media komunikasi dan internet) tidak hanya memberikan dampak baik, tapi sekaligus dampak buruk yang juga besar…. Salah satunya adalah toko online bodong yang melakukan penipuan…..

Dan….. toko online bodong tidak memiliki tempat usaha lhoh….. Kamu mau, online shop milikmu dianggap toko online bodong? Tentu saja tidak, bukan?

Oleh sebab itu, memiliki tempat usaha (sebagai toko offline-nya) bisa meningkatkan kredibilitas pada online shopmu…. Keuntungan keduanya, selain memperoleh pelanggan dari online, juga bisa memperoleh pelanggan dari offline….

2. Tempat usaha dengan venue dan dekorasi menarik yang instagramable

Nah…. ini bisa jadi alternatif cara mencari tempat usaha yang strategis dengan tujuan bisa memangkas biaya….

Sebab…. tempat usaha seperti ini syarat utamanya hanya bisa diakses (dan setidaknya memiliki lahan parkir)

Jadi…. tidak harus di area dekat pusat kegiatan atau dekat dengan lalu lintas yang padat….

Bahkan…. di Kota Batu, Malang terdapat lokasi cafe yang memanfaatkan lokasi wisata…. Salah satunya adalah Cafe Dancok yang terletak di kawasan wisata Coban Rondo….

cafe dancok

Strategi utamanya adalah menyediakan venue yang menarik dan dekorasi unik sebagai obyek dokumentasi….

Asal kamu tahu….. trend saat ini, terutama untuk usia 34 tahun ke bawah yang cenderung aktif media sosial sangat menggandrungi perburuan lokasi unik hanya untuk sekadar foto, lalu dibagikan di internet (media sosial atau blog) terutama instagram yang saat ini lagi marak-maraknya….

Dengan disebar luaskannya tempat usahamu melalui sosial media atau blog, secara tidak langsung kamu memperoleh endorse, dan itu gratis….

Secara otomatis, peluang peningkatkan omset penjualanmu akan semakin bertambah seiring peningkatan jumlah pengunjungmu yang tertarik dengan tempat usaha milikmu yang instagramable….

Dan sekarang, coba lihat data statistik berikut….

data pengguna internet Indonesia 2016 berdasarkan usia (sumber: apjii.or.id)

Bisa dibilang, pengguna internet di usia 34 tahun ke bawah mencapai 42,8% sendiri….. Jadi…. jika target pasarmu berada di usia tersebut, jangan sia-siakan untuk memiliki lokasi yang mengutamakan venue dan dekorasi…..

Untuk bagian dekorasi belum kita bahas utuh…. tapi akan saya coba jelaskan dengan singkat….

Sama halnya dengan venue, dekorasi juga mengutamakan obyek yang bisa didokumentasikan lalu dibagikan melalui media sosial….

Saat ini, di Malang ada banyak cafe yang bisa dibilang menjual dekorasi foto daripada menunya….. Membuat dekorasi dinding menarik atau juga tata letak yang merangsang untuk diambil gambarnya….

Ini beberapa contohnya!

alice tea room

Keylabs cafe

3. Mencari tempat usaha berdasar karakteristik demografi konsumen

Kamu pasti tahu kan siapa saja konsumen yang akan tertarik dengan produkmu?

Jika kamu tidak tahu, itu sangat salah!

Jika kamu memasarkan produkmu pada konsumen yang salah, peluang produkmu untuk laku sangatlah kecil….

Sebagai contoh, kamu menjual obat diabetes tapi memasarkannya pada anak sekolahan…. sekarang, siapa yang akan membeli? Bisa jadi tidak ada…. jika sekalipun ada, mungkin hanya anak sekolahan yang memiliki keluarga atau orang tua yang sedang menderita sakit diabetes….

Inilah pentingnya kamu melakukan segmentasi pasar dan menargetkan konsumen sesuai segmentasi dan karakteristik produkmu….

Dari target konsumen tersebut, kamu bisa gunakan sebagai kriteria dalam mencari tempat usaha yang strategis…..

bisa dibilang, langkah ini juga bisa digunakan untuk memangkas biaya dalam mencari tempat usaha yang strategis….

Strategi utamanya adalah mendekatkan tempat usaha dengan konsumen….

Contohnya begini, kamu memiliki usaha pakaian yang pasarnya anak muda, usia 16 tahun sampai 24 tahun…. Tempat usaha yang tepat, tentu saja dekat dengan area kampus dan SMA….

Satu contoh lagi, kamu menjual sayuran organik yang dikemas secara modern, seperti menggunakan plastik wrap…. dan target konsumenmu adalah ibu rumah tangga yang tidak sempat pergi ke pasar karena lokasinya jauh….

Melihat peluang tersebut, kamu bisa membuka tempat usaha di dekat area kompleks perumahan yang jauh dari pasar….

4. Membuka cabang usaha

Sekarang, kamu sudah bisa menentukan bagaimana cara mencari tempat usaha yang strategis….

Akan tetapi, karena tujuan awal kita adalah membahas bagaimana cara meningkatkan omset penjualan dengan cepat, tentu saja memiliki satu tempat usaha dirasa kurang….

Kita harus melebarkan pasar (memiliki tempat usaha lebih dari satu) agar omsetnya lebih besar lagi….

Sebenarnya, penjelasan tentang ini sudah sedikit saya bahas di atas….. Tentang bagaimana memiliki tempat usaha yang lebih dapat memberikan omset penjualan yang lebih juga….

Apakah melebarkan pasar hanya tentang menambah jumlah tempat usaha?

Tidak!

Sebelumnya, sudah saya singgung kalau tempat usaha (place) tidak melulu berhubungan dengan lokasi….

Contohnya, seperti saya memiliki distributor…. bukankah saya jadi memiliki tempat usaha lebih (tempat memasarkan usaha saya) tanpa harus memiliki lokasi tersebut….

Ada beberapa strategi membuka cabang usaha yang bisa diterapkan, seperti:

  1. Memperbanyak tempat usaha (outlet)
  2. Membuka kerjasama usaha franchise
  3. Memasukkan produk ke toko-toko retail
  4. Menjual di market place
  5. Memiliki agen, reseller, dan dropshipper yang dibina
  6. Memiliki tim sales sendiri

Saya hanya menjelaskan poin-poinnya saja, karena terlalu panjang jika disajikan di sini!

Kalau kamu ingin lebih paham lagi, saya sarankan kamu membaca artikel saya tentang cara membuka cabang usaha yang lebih detail dan lengkap

Penutup Sub Bab mencari tempat usaha yang strategis

Sekarang, kamu sudah menyelesaikan sub bab pertama tentang cara mencari tempat usaha yang strategis…

Kamu bisa melanjutkan membaca bab selanjutnya!

Meningkatkan Omset Penjualan dengan Cepat melalui Strategi Produk yang Efektif

Kukuh Niam Ansori

Saya, Kukuh Niam Ansori, 26 tahun, Account Officer di BPR Lestari Jatim. Saya memiliki mimpi, untuk bisa membuka usaha sendiri dan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin. Dalam blog ini, Saya akan membagikan apa yang sudah saya pelajari dan saya terapkan kepada pembaca blog Rintisan.Net, sehingga panduannya jadi lebih mudah untuk dipahami dan diterapkan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *