Internet Marketing (Tutorial Marketing Online)

Internet Marketing (Tutorial Marketing Online)

Internet marketing saat ini sangatlah penting untuk dikuasai….

Sebab, kita tak bisa hanya mengharapkan pemasaran secara offline saja…. Ini jika kamu tidak ingin tertinggal oleh para pesaing… Pasalnya, Internet marketing sangat efektif dalam meningkatkan omset penjualan dengan cepat…. (ASAL TAHU CARANYA)

Bahkan, hampir seluruh perusahaan besarpun yang sudah memiliki brand image sangat baik, masih tetap memanfaatkan strategi internet marketing….

Buktinya, ada banyak sekali para pelaku usaha yang mencari Internet marketing ebook agar bisa mempelajari tutorial marketing online….

Bahkan, ada sebagian dari mereka yang bersedia mengeluarkan uang lebih hanya untuk bisa mengikuti kelas internet marketing tutorial….

Pertanyaannya? Apakah internet marketing itu sulit?

Sangat sulit!

Saya akui, Internet marketing tidaklah sederhana…. Ada banyak syarat untuk menguasainya, terutama ketekunan, kemauan terus belajar, dan kesabaran.

Karena dalam mempelajari Internet marketing tidak bisa langsung memberikan hasil yang instan…

Sebagai pengetahuan awal, saya akan memberikan gambaran pemasaran menggunaka internet marketing yang bisa diterapkan…

1. Website sebagai lapak usaha versi online (Internet Marketing abadi)

Kamu tahu… mengapa perusahaan-perusahaan besar di dunia meski memiliki branding yang kuat masih tetap memiliki website dan dikelola secara profesional?

Sebab…. website memiliki banyak manfaat yang tidak bisa dilakukan oleh toko offline…..

Bahkan… website menjadi era marketing tersendiri…..

Salah satu contohnya sudah kita bahas di atas bukan? Yah… terkait online market place….

Berikut ini keuntungan yang bisa kamu peroleh dengan memiliki website!

  1. Biaya pemasaran yang lebih rendah
  2. Tingkat konversi penjualan yang tinggi
  3. Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi

Salah satu contoh nyata yang saya alami mengapa biaya pemasaran bisa dibilang lebih rendah…. Saya menjual camilan dan membuatkannya website…. Dan dari website tersebut saya memperoleh banyak pembeli dan reseller yang mendaftar meski sebenarnya konten atau website tersebut sudah sangat jarang saya promosikan….

Bisa dibilang…. pemasarannya bersifat abadi dengan biaya sekali di awal…

Benar-benar cara meningkatkan omset penjualan yang efektif dengan cepat bukan? Dan sekaligus efisien…

Tapi…. ada tapinya…. mengelola website tidaklah semudah kelihatannya…. Apalagi jika kamu ingin mengelolanya secara profesional yang bisa menimbulkan konversi penjualan untuk produkmu….

Ada banyak hal yang harus dipahami, tapi untuk langkah awal saya rasa kamu cukup mempelajari hal-hal berikut:

2. Memasarkan melalui sosial media meski tak sekredibel dulu

Mengapa saya buat sub judul seperti itu? Apa memasarkan melalui media sosial sudah tidak tepat?

Tidak juga…. hanya saja, apa yang saya rasakan, memasarkan melalui sosial media sudah tidak seefektif dulu….

Di tahun 2012, ketika pertama kali saya terjun di dunia marketing online, konsumen utama saya berasal dari sosial media…. terutama facebook…. Padahal, saat itu saya hanya melakukan promosi secara manual…. Hanya melakukan share dan memberikan promosi berupa penawaran yang menarik….

Tapi… di tahun 2016, promosi manual sudah sangat sulit untuk memperoleh pelanggan….

Padahal…. fitur facebook sudah semakin canggih, tersedia fitur yang berguna sebagai lapak toko online juga….

Menurut pendapat saya melihat trend akhir-akhir ini, ada beberapa penyebab mengapa media sosial sudah tak sekredibel dulu untuk memasarkan melalui cara online…

  1. Ada banyak toko online bodong yang bergerak di sosial media yang memaksa konsumen lebih memilih untuk berbelanja online melalui website dan market place saja daripada sosial media
  2. Terlalu banyak isu tidak penting (hoax) dari berbagai topik sehingga membuat banyak orang mulai malas menggunakan media sosial tertentu
  3. Semakin maraknya market place dan toko online besar yang lebih terpercaya, sehingga online shop kecil mengalami kekalahan telak…

Apa itu artinya, berjualan di sosial media sudah tidak efektif lagi?

Sebenarnya, tidak bisa dinilai sebelah mata juga….

Lihat statistik berikut…. jumlah pengguna sosial media di Indonesia data tahun 2016 mencapai angka yang fantastis….

Jumlah pengguna sosial media di Indonesia tahun 2016 ole wearesocial

Apa kamu mau meninggalkan calon pelanggan sebanyak itu? 30% dari keseluruhan populasi di Indonesia….. ya meski tidak semua potensial untuk membeli….

Jumlah pengguna sosial media terbanyak di Indonesia tahun 2016 oleh wearesocial

Jumlah pengguna sosial media di Indonesia tahun 2016 oleh APJII

Dari dua data tentang platform sosial medianya, saya rasa memasarkan melalui facebook dan instagram bisa dijadikan prioritas….

Selain karena penggunanya yang juga banyak, dua aplikasi tersebut bisa menampilkan gambar dan memiliki konversi tinggi untuk bisa dilihat oleh pengguna lain….

Jadi… kamu bisa dengan mudah memajang gambar produkmu pada dua aplikasi tersebut…

Ditambah lagi, dua aplikasi tersebut saling terintegrasi…. Karena bisa dibilang, instagram juga merupakan anak dari facebook….

Berikut ini akan saya pandu secara singkat langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk memasarkan di dua media tersebut!

  1. Membuat akun facebook
  2. Membuat fanpage sebagai toko onlinenya
  3. Integrasikan dengan website toko onlinemu jika ada (Usahakan ada untuk menambah kredibilitas toko onlinemu)
  4. Lengkapi identitas toko onlinemu se lengkap mungkin, terutama kontak dan dimana lokasi toko offlinenya, andai kata belum memiliki lokasi toko, kamu bisa menjadikan alamat rumahmu sebagai tokonya
  5. Buat akun instagram dan integrasikan dengan fanpagemu
  6. Brandingkan bisnismu (Mengenalkan, bukan menjual)
  7. Promosikan pada komunitas tertentu yang terkait dengan bidang usahamu atau produkmu…. Komunitas yang anggotanya aktif merupakan pasar yang menjanjikan…. Tapi… yah, ada tapinya…. Sebaiknya jangan baru bergabung langsung berjualan…. Sebaiknya kamu aktif sebagai anggota selayaknya…. berdiskusi dan menjawab pertanyaan… Semakin banyak kamu membantu dalam komunitas, maka kamu akan semakin dikenal…. dan setelah dikenal, sesekali kamu bisa mengajak anggota untuk menyukai fanpage dan instagrammu…. Sesekali juga, baru bisa melakukan jualan….
  8. Upload produk di fanpage dan akun instagrammu, gunakan gambar yang bagus dan memiliki resolusi tinggi…. jangan sampai gambarmu pecah… maka akan kelihatan jelek…. Jika perlu, sewa tenaga fotografer profesional untuk mengambil gambar produkmu.

    foto produk dengan resolusi bagus dan resolusi keci (buram)

    Lihat perbandingan foto di atas, kamu pilih mana? Pasti memilih yang sebelah kiri, bukan? Resolusi lebih bagus, penampilannya juga, sehingga tampak lebih menarik dan menggugah selera…. nanti akan kita bahas lebih detail tentang ini….

  9. jika kamu memiliki anggaran lebih untuk pemasaran, gunakan iklan facebook yang terintegrasi dengan instagram agar pemasaranmu lebih tertarget pada konsumen yang kamu harapkan dan memiliki peluang membeli lebih tinggi.

Sebenarnya, penjualan melalui sosial media yang efektif adalah dengan melakukan soft selling, bukan hard selling….

soft selling, tidak secara langsung menjual

hard selling, secara langsung menjual produk

Jadi seperti ini, kita kembali pada fungsi sosial media itu sendiri…. media untuk bersosialisai…. iya kan?

Maka dari itu, hampir dari seluruh penggunanya saat membuka sosial media pasti memiliki tujuan untuk melakukan update status, foto, cuitan, melihat foto dan status keluarga, teman, berinteraksi, atau mencari kenalan baru….

Sekarang, bayangkan…. ketika mereka sedang melakukan itu semua lalu muncul sebuah promosi jualan produk (baik yang secara manual atau melalui facebook ads) ….lalu, apakah mereka akan membeli?

Peluangnya sangat kecil…. karena memang mereka membuka sosial media tidak memiliki keinginan untuk membeli….

Berbeda dengan hasil mesin pencari atau Google AdWords, dimana orang dengan sengaja melakukan pencarian untuk keyword tertentu karena memang ingin membeli sesuatu.

Sekarang, bagaimana soft selling itu?

Ada dua tujuan yang bisa digunakan untuk membuat promosi secara soft selling,

  1. Mendapatkan kontak atau email, yang bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang
  2. Mengingatkan konsumen pada produk kita

Agar berhasil pada tujuan pertama bukan dengan meminta kontak dan email secara langsung satu per satu….

….. tapi, dengan cara memberikan mereka sesuatu secara cuma-cuma….

Meski sebenarnya, tak bisa dibilang juga secara cuma-cuma, karena ingat tujuan di awal, memperoleh kontak dan email….

Apa saja yang bisa diberikan?

  • Ebook
  • Video
  • Konten Panduan
  • Kupon diskon

    Contoh Kupon DIskon untuk Dapatkan Email

  • Voucher belanja

    Contoh voucher belanja untuk dapatkan email

  • Dan apapun yang membuat mereka tertarik untuk bisa memberikan kontak atau email mereka secara sukarela

Sebagai catatan, sebaiknya prioritaskan memperoleh kontak berupa email dari pada kontak ponsel….

Sebab, saat ini promosi melalui pesan singkat cenderung diabaikan, karena lebih sering dianggap mengganggu dan identik dengan penipuan, selain itu biaya mengirim pesan singkat saat ini lebih mahal dari biaya penggunaan internet…. lihat saja….. banyak yang beralih menggunakan aplikasi chat bukan?

Dan…. kenapa email lebih baik?

Pesan yang dikirimkan melalui email tampak lebih menarik (karena bisa dimodifikasi) dan profesional…. selain itu, hampir semua orang kini memiliki email, terutama mereka yang menggunakan android…

Contoh promosi melalui email

Contoh promosi melalui email

Kamu masih tidak percaya kalau email marketing itu efektif?

Coba lihat statistik berikut ini,

Efektifitas Email Marketing oleh marketingcharts.com

Memang, data yang berhasil saya temukan diterbitkan tahun 2014… tapi saya rasa, efektifitas email marketing masih terus meningkat…. jika mengingat banyak pebisnis atau online marketer saat ini berburu sebanyak-banyaknya email melalui iklan….

3. Branding dengan affiliasi website dengan kompensasi tinggi

Apa itu affiliasi?

Pada dasarnya, konsep untuk cara meningkatkan omset penjualan yang efektif dengan cepat melalui cara affiliasi ini adalah dengan pemberian komisi….

Jadi, ketika ada seseorang yang bersedia mempromosikan produk milikmu, lalu laku…. barulah dia akan menerima komisi….

Bisa dibilang mirip dengan sales komisi, sistem penjualan yang dilakukan sales secara offline dari pintu ke pintu (door to door) dan ketika terjual barulah mendapatkan komisi….

Bedanya, yang saya sarankan ini tidak perlu dilakukan dengan cara offline….. sebab, kita akan memanfaatkan website-website atau para blogger yang sudah memiliki trafik pengunjung tinggi….

Ini bisa menjadi solusi untuk masalah pada bab mengelola website, mengingat hal itu tidak mudah….

Jadi, mengapa kita tidak memanfaatkan tenaga yang sudah profesional saja? Iya kan?

Toh… kita tidak perlu mengeluarkan biaya besar….

Sebab, kita hanya perlu menyediakan banner yang menarik, link affiliasi yang mengandung ID Khusus (ID khusus bisa diberikan juga secara manual pada affiliatermu jika kamu tidak tahu bagaimana memberikan ID khusus secara otomatis pada link) ….dan baru memberikan komisi ketika produk kita laku?

Di luar negeri, sistem affiliasi ini sudah banyak digunakan…… Ada banyak perusahaan yang bergerak sebagai merchant affiliasi (Perusahaan yang melakukan pemasaran dengan affiliasi website)….. seperti amazon.com dan clickbank.com….

Lalu di Indonesia…. yah, akhir-akhir ini trend affiliasi marketing juga mulai semarak, ada banyak perusahaan (Perusahaan pembelanjaan dan webhosting) yang melakukan strategi tersebut seperti ratakan.com, lazada.co.id, mataharimall.com, dan niagahoster.com….

Dan jika kamu ingin dilirik oleh website atau blog besar di Indonesia, sebaiknya kamu memberikan komisi yang besar…. Semakin besar komisinya, semakin membesarkan peluang website atau blog besar untuk menjadi rekan affiliasi pada produkmu….

 

Kukuh Niam Ansori

Saya, Kukuh Niam Ansori, 26 tahun, Account Officer di BPR Lestari Jatim. Saya memiliki mimpi, untuk bisa membuka usaha sendiri dan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin. Dalam blog ini, Saya akan membagikan apa yang sudah saya pelajari dan saya terapkan kepada pembaca blog Rintisan.Net, sehingga panduannya jadi lebih mudah untuk dipahami dan diterapkan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *